KABAR- Bolmong-Malang
menimpa seorang gadis remaja sebut saja Mawar (14) tercatat masih duduk di
bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) salah satu sekolah di Kotamobagu. Pasalnya, korban dianiaya bahka diperkosa oleh
pelaku yang belum diketahui identistasnya.
Hal
ini baru terungkap, ketika dirinya didampingi orang tua korban mendatangi
Mapolres Bolmong melaporkan peristiwa bejat yang dialaminya, Sabtu (30/08) malam,
sekitar pukul 23.30Wita.
Dalam
laporannya dihadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)
Polres Bolmong, korban saat itu sedang bersama rekannya di kawasan Sekolah
Pasar Inpres Genggulang. Tak diduga, muncul dua lelaki yang tak dikenalnya. Tanpa
basa-basi, keduanya langsung menodongkan sebilah parang di leher korban.
Mendapat
ancaman seperti itu, terang saja korban ketakutan setengah mati, apalagi saat
pelaku merampas Hand phone milik korban. Termasuk mengambil kunci kontak motor milik
rekan korban. Namun rekan korban berhasil merampas dan kabur bersama motor
tersebut.
Korban
yang bertambah panic lalu disekap kemudian diseret ke rumah kosong yang tidak
diketahuinya. “Saya tak menduga, dua lelaki itu datang dan langsung menodongkan
parang di leher saya, mereka juga merampas handphone milik saya,” ungkap korban.
Belum
cukup sampai disitu, saat berada di rumah kosong, kesempatan ini langsung
langsung digunakan pelaku dengan melucuti satu persatu pakian yang membalut
tubuh korban.
Tubuh
korban yang bugil langsung dilahap habis kedua lelaki bejat tersebut. Usai melampiaskan
napsu bejatnya, korban kemudian disuruh pulang. “Saya dipaksa melayani napsu
bejat pelaku,” ujarnya.
Begitu
sampai dirumah, petaka ini pun dibeber kepada orang tuanya. Mendengar pengakuan
polos anaknya yang masih diselimuti ketakutan akibat dianiaya sebelum diperkosa.
Terang saja, kedua orang tua korban langsung naik pitam, selanjutnya kasus ini
dilaporkan ke polisi.
Kapolres
Bolmong, AKBP Hisar Siallagan SIK sat dikonfirmasi melalui Kepala SPKT plug "A"
Aiptu Hengki Tulong, membenarkan telah menerima laporan tersebut. “laporannya
sudah masuk, dan segera ditindak lanjuti,” tambah Tulong.(ddj)
