Select Menu
KABAR TEKNOLOGI GIF


Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Olahraga

Racing


Kedatangan Wakil menteri Dr Bayu Krisnamurthi M.Si
Kabar.cc | Pasar Segar beriman Tomohon


KABAR- Tomohon, Dalam rangka kedatangan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dr Bayu Krisnamurthi MSi ke Kota Tomohon dalam rangka meresmikan Pasar Segar Beriman. Pemerintah Kota Tomohon terus mengkondisikan rencana kedatangan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag). Salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi dipimpin oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir Vonny Pontoh MBA yang dihadiri seluruh SKPD dan perangkat terkait di ruang rapat sekretaris daerah, Senin (1/9) kemarin.

Kepala SKPD menyatakan kesiapannya, diantaranya Kepada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Andrikus Wuwung SSos soal pengaturan jalur lalu lintas dan memberikan kenyamanan dalam kunjungan ini. Begitu pula dengan kesiapan pengamanan melalui Sat Pol PP, pertunjukan seni budaya melalui tim kesenian yang disiapkan Disbudpar serta topangan dari Bank BRI. Turut hadiri perwakilan dari Bank BRI, Dirut Pasar, Kadis Perindag dan Kasubag Humas.

Pasar Segar Beriman ini dibangun melalui dana pembangunan melalui Kementerian Perdagangan tahun anggaran 2013 ditambah dana pendamping dari Pemerintah Kota Tomohon yang digunakan untuk pembangunan areal bongkar muat.
Dalam kunjungannya, wamen yang dilahirkan di Manado ini akan didampingi beberapa Dirjen dari Kementerian Perdagangan RI. (km)

Kabar.cc | Dr Arnold Poli SH MAP
 KABAR, Tomohon – Sekretaris Kota Tomohon DR Arnold Poli SH MAP memimpin
tim gabungan penertiban bagi kendaraan bermotor yang melakukan pengisian BBM di SPBU. Tim terdiri Dinas Pendapatan Provinsi Sulawesi Utara melalui UPTD Samsat Kota Tomohon, Polres Tomohon, Dishubkominfo serta Sat Pol PP Kota Tomohon, menggelar razia pajak kendaraan bermotor. Program untuk mendukung gerakan 2014 Sulut Provinsi Pelopor Sadar Pajak ini dilaksanakan di dua lokasi SPBU Kakaskasen dan Walian, Senin (1/9) kemarin.

Sekretaris Daerah Kota Tomohon DR Arnold Poli SH MAP di lokasi pelaksanaan mengatakan sweeping ini dalam kaitannya mengupayakan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kewajibannya untuk membayar pajak kendaraan bermotor. “Pemerintah sangat berterima kasih atas respon dari pengendara yang sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa program ini disambut baik oleh kalangan masyarakat dalam rangka mengoptimalkan semua pajak kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat,” ujarnya.

“Petunjuk yang disampaikan oleh Walikota Tomohon Jimmy Eman SE AK adalah kita akan mendukung program ini karena ini akan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah Kota Tomohon,” ujar Poli didampungi Kepala UPTD Samsat Kota Tomohon Jarina Bukidz. (km)


Dinilai Abaikan Instruksi Kemendagri
Eman Terancam Sanksi Politik
Walikota Tomohon Jimmy Eman

KABAR,Tomohon-Kendati roda pemerintahan kota Tomohon berjalan lancar dengan berbagai kamajuan pengembangan dan keberhasilan dibawah kepemimpinan Walikota Jimmy Eman SE,Ak. Namun dengan kekosongan posisi wakil walikota yang terbilang cukup lama mungkin saja menjadi semacam ancaman bagi orang nomor satu di kota ‘Bunga’ sebutan Kota Tomohon.

Bisa jadi, Eman bakal terancam sanksi politis dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) berupa tidak diperkenankan lagi ikut pada Pemilihan Walikota (Pilwako) Tomohon 2015 mendatang.

Ini terkait dengan sikap Walikota Tomohon yang dinilai mengabaikan instruksi Kemendagri yang hingga saat ini belum memasukan dua nama calon wakil walikota ke DPRD Kota Tomohon untuk dipilih sesuai mekanisme lembaga Legislatif melalui rapat paripurna Dewan.

Hal tersebut dikemukakan, ketua Komisi A DPRD Kota Tomohon, Paulus Sembel SKom kepada Kabar, Selasa (26/08) kemarin. “Pak walikota bisa diberi sanksi politik dari Kemendagri berupa tidak diperkenankan lagi ikut pada Pilwako Tomohon 2015 mendatang.

Padahal, sesuai instruksi dari Kemendagri, walikota segera memasukan dua nama calon wakil walikota ke DPRD paling lambat bulan Agustus 2014, namun sayangnya isntruksi tersebut terkesan diabaikan,” ujar Legislator PDIP itu.

Menurut dia, penjaringan dua nama calon wakil walikota adalah kewenangan penuh dari
Partai Golkar dan Gerindra sebagai partai pengusung.

“Berapapun jumlah calon, yang diusulkan partai tidak menjadi soal, tetapi yang ditunggu oleh Dewan saat ini hanya dua nama calon yang diusulkan oleh Walikota ke Dewan untuk divoting,” katanya, seraya menambahkan jika kekosongan jabatan wakil walikota pasca dilantiknya, Jimmy Eman sebagai Walikota defenitif, adalah bentuk kelalaian walikota yang tidak menjalankan amanat konstitusi.

Sementara itu, ditemui terpisah, ketua tim penjaringan nama calon wakil walikota dari PG Tomohon, Drs Piet Pungus, mengatakan dari hasil penjaringan yang dilakukan pihaknya, terdapat 7 nama, masing-masing dua nama dari kader partai, dua dari birokrat, dua dari tokoh masyarakat dan satu nama dari tokoh agama, sedangkan satu nama berasal dari Partai Gerindra.

“Jadi total, nama calon wakil walikota yang sudah terjading berjumlah 8 orang. Kedelapan nama tersebut akan dikirim ke DPP pusat melalui DPD I untuk mendapat persetujuan,” terang Pungus, yang enggan membeberkan identitas kedelapan calon wawali kepada wartawan. Dia menambahkan, setelah pihak DPD pusat menyetujui dua nama calon, maka Walikota Tomohon akan meneruskannya ke DPRD untuk kemudian dilakukan pemilihan memalui rapat paripurna.

Sementara itu, bocoran yang diperoleh Kabar, menyebutkan, beberapa nama calon wawali yang akan diajukan ke DPP, masing-masing, Jack Palar (ketua Harian DPD II PG Tomohon), Andrikus Wuwung (Birokrat), Trussje Kaunang (Birokrat), Pdt Djefry Kalalo (tokoh agama) dan Stefa B Liow (tokoh agama).(ron)
-


 
Tidak ada rekrut CPNS di Tomohon | Kabar.cc
Image : google.com | kabar.cc
KABAR- Tomohon, Tahun 2014 ini, Pemerintah Kota Tomohon batal merekrut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), padahal sebelumnya berhembus kabar oleh KemenPAN-RB  telah memberikan kuota 100 kursi. Demikian dijelaskan Kepala BKD Kota Tomohon Masnah Pioh SSos menjawab wartawan.

Dengan tidak diberikan jatah CPNS oleh KemenPAN-RB itu berarti jatah tahun ini tidak ada, dan kalau tak ada halangan penerimaan nanti berlaku tahun depan, karena langkah tersebut merupakan kebijakan Pemkot Tomohon dan sudah dikonsultasikan di KemenPAN RB. 

“Alasan kami tidak menerima CPNS tahun ini, mengingat masih banyak honorer K2, yang hingga kini belum selesai diangkat,” ujarnya.

Sementara itu, K2 yang telah lulus berkas sebanyak 175 orang, NIP-nya masih sementara proses di BKN dan belum selesai, lalu masih ada 216 yang belum lulus hingga kini sementara masuk dalam proses verifikasi. Untuk jatah formasi tahun ini akan diperhitungkan tahun depan. “Untuk itulah kami berharap kepada masyarakat Kota Tomohon untuk dapat memahami menyangkut hal tersebut, karena penerimaan CPNS itu harus melalui berbagai pertimbangan dan kajian yang matang,”jelasnya.(km)

Anggaran Anggota dewan Tomohon | Kabar.cc
Image : google.com | Kabar.cc

KABAR- Tomohon, Anggota DPRD Kota Tomohon periode 2009-2014 berjumlah 20 orang, akan segera mengakhiri masa tugas mereka tanggal 15 September 2014 mendatang. Beberapa diantaranya terpilih kembali pada Pileg 9 April 2014 lalu, dan akan mengemban tugasnya kembali sebagai wakil rakyat hingga lima tahun kedepan. Namun apa saja yang dilakukan para wakil rakyat selama lima tahun lalu hingga menghabiskan uang rakyat berbandrol Rp 7,4 miliar lebih, yang kabarnya digunakan untuk biaya perjalanan dinas 20 legislator dengan lebel study banding dan kegiatan lainya yang katanya untuk kepentingan rakyat. 

Namun pada kenyataanya ada anggota dewan yang terseret kasus korupsi hingga ditangkap oleh aparat penegak hukum. Fenomena ini, praktis memunculkan beragam reaksi keras dari kalangan masyarakat di kota yang berjuluk kota bunga itu. Tak terkecuali, Ketua Tomohon Coruption Wact (TCW) Kota Tomohon, Steven Lalawi, saat berbincang-bincang dengan Kabar Selasa (26/8), tampak geram saat dimintai tanggapannya soal dana Rp 7,4 miliar yang dihabiskan oleh 20 anggota Dewan Kota Tomohon, periode 2009-2014.

 “Dari kajian TCW terkait kinerja anggota DPRD Kota Tomohon selama 5 tahun lalu, hanya sebagian kecil saja anggota yang benar-benar menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat, namun lebih dari itu, perilaku beberapa anggota dewan yang hanya berorientasi uang semata,” tegas Lalawi. 

Dia bahkan menuding, kebanyakan legislator periode lima tahun lalu hanya mengambur-hamburkan uang rakyat, bahkan yang lebih ironis lagi, kata Lalawi, ada anggota dewan yang terseret kasus korupsi hingga ditangkap oleh kejaksaan. Menurutnya, study banding, yang dilakukan oleh anggota dewan itu hanya sebuah kedok untuk menghabiskan uang rakyat. 

Dia bahkan meminta kepada seluruh anggota dewan, periode 2009-2014 yang akan segera mengakhiri masa tugasnya, untuk mempertanggungjawabkan kepada publik, secara terbuka, apa saja hasil study banding yang dilakukan selama 5 tahun hingga menghabiskan dana sebesar Rp 7,4 miliar itu. Dia juga menyentil soal kasus dana Bantuan Sosial (Bansos) senilai Rp 3 miliar, yang diduga menyerempet ke kantong beberapa anggota dewan. (ron)